Sabtu, 26 September 2009

MEMBANGUN NEGERI

membangun negeri adalah hak yang dimiliki oleh setiap manusia yang menjadi warga negara,termasuk membangun NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. Membangun negeri Indonesia kenapa saya sebut HAK, karena dengan HAK manusia mempunyai kesadaran yang berlebih ketimbang kalau saya sebut sebagai KEWAJIBAN. Karena dengan HAK manusia lebih mempunyai kesadaran untuk mewujudkan negerinya menjadi negeri yang lebih baik, yang bermartabat dan mandiri. Kalau saya sebut sebagai kewajiban, maka manusia akan lebih terbebani.

Permasalahan yang paling mendasar adalah bagaimana membangun negeri ini, baik strategi dan metode yang akan dilaksanakannya. Banyak strategi dan metode yang sudah ditawarkan,baik dengan pola yang paling dasar sampai yang paling canggih, dari yang paling konvensional sampai yang modern. Namun jarang sekali yang dimulai dari apa yang dimiliki oleh manusianya itu sendiri.

Saya akan memulai pembangunan negeri ini dari apa yang dinamakan 'APA YANG DIMILIKI OLEH MANUSIA ITU SENDIRI " atau " BELONGING OF HUMANITY " Karena pola ini akan melingkupi hal - hal yang akan menjadi pola dasar bagi pembangunan masyarakat MADANI, disamping aspek - aspek hukum,ekonomi,politik,budaya dan yang lainnya.

Ada empat pilar yang menjadi rujukan dari pembangunan negeri yang dimulai dari apa yang dimiliki oleh manusia. Yang pertama adalah KEMAPANAN HATI, dengan kemapanan hati manusia merasa bahwa ia adalah bagian dari apa yang dinamakan NEGERA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. Dengan perasaan yang ada ini,tentunya manusia akan menjaga agar apa ayang dimilikinya agar selalu menjadi lebih baik,lebih sejahtera, lebih bermartabat, lebih makmur dan lebih maju. Rasa kepemilikan ini tidak akan mungkin diingkarinya, dikhianatinya,dan dilupakannnya karena negeri tempatnya berpijak adalah asset yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Yang kedua adalah KEMAPANAN PIKIR, setiap manusia yang mempunyai kemapanan berpikir akan mencari cara bagaimana negerinya mempunyai strategi agar negerinya mempunyai kesejahteraan,kemammuran, kemajuan bukan hanya untuk dirinya namun untuk semua warga negara yang sama - sama menghirup udara dinegeri yang sama, meminum air yang sama. Yang ketiga adalah KEMAPANAN TUTUR adalah penyampaian komunikasi yang mempunyai nilai dalam setiap komunikasi yang dilakukan oleh sesama warga negara dalam rangka mewujudkan negara kesatuan yang padu,sehingga tidak menimbulkan perpecahan. Yang keempat dalah KEMAPANAN PRILAKU adalah aktual;isadi dari ketiga pilar yang sebelummnya,dimana semua watrga negara mempunyai prilaku sebagai warganegera yang benar - benar bijak sebagai anak negeri guna terwujud dan diwujudkannya NEGARA KEATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG MAKMUR DALAM KESEJAHTERAAN DAN SEJAHTERA DALAM KEMAKMURAN.